Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label bibit jahe merah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bibit jahe merah. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 April 2020

Bibit Jahe Merah Unggul

Ciri Ciri Bibit jahe merah Unggul

Usia tanam 1 tahun
jahe merah yang berusia satu tahun memiliki kemungkinan tumbuh lebih besar dibanding yang lebih muda alias kurang dari satu tahun.
Bebas dari Busuk Rimpang
jahe merah yang baik memiliki postur sehat, merah merona, dan memiliki panjang minim 3 ruas.

via budidayajahemerah.com
bibit jahe merah

Senin, 19 Agustus 2019

jahe merah buat bibit


Bibit Jahe Merah yang sudah “Parkir” dan Pentingnya Untuk Pembesaran Jahe Merah

Apa Pengertian Jahe merah “Parkir”
Sebelum anda menanam jahe merah, tentu saja penyiapan bibit jahe merah merupakan hal krusial disamping penyiapan lahan. Kesiapan bibit jahe merah sangat menentukan kesuksesan dalam budidaya jahe merah. Dalam menanam jahe merah, diperlukan bibit jahe merah yang sudah siap tanam dan sudah parkir. Lalu apa pengertian jahe merah yang sudah parkir? Dan apa manfaatnya bagi penanaman jahe merah? Berikut ulasannya
Jahe merah parkir adalah jahe merah yang sudah dikondisikan secara khusus setelah panen. Jahe merah parkir setidaknya sudah parkir alias sudah ditaruh di gudang selama minimal satu minggu. Jahe merah parkir berarti jahe merah yang disimpan dalam gudang sehabis dipanen. Jadi sifatnya tidak fresh panen atau segar.

Mengapa harus Parkir?
Jahe merah yang sudah parkir selama satu minggu tentu saja kondisinya lebih siap tanam daripada fresh panen. Jahe merah yang sudah parkir umumnya mata tunasnya sudah mulai muncul sedikit sedikit, walaupun tidak semua. Yang terpenting, jahe merah nya sudah tua dengan usia tanam minimal satu tahun.
Jahe merah yang sudah parkir tujuanya disamping lebih siap tanam, juga untuk meminimalisir munculnya penyakit yang menyerang jahe merah seperti jamur, busuk rimpang dan lain sebagainya. Jahe merah parkir memiliki kualitas yang lebih tinggi dibanding yang baru fresh panen untuk pembibitan jahe merah.
Mempercepat Proses Penyemaian
Bibit jahe merah yang sudah parkir bila disemai, lebih cepat pertumbuhannya dibanding yang fresh panen. Hal ini tentu saja membuat hemat waktu anda sehingga lebih efektif efisien. Penulis sendiri pernah mencoba kedua jahe merah tersebut, baik fresh panen (baru dipanen) maupun yang sudah parkir, hasilnya, yang sudah parkir terbukti lebih cepat tumbuh daunnya dibanding yang fresh panen. Itulah sebabnya, memilih bibit jahe merah yang sudah parkir patut dijadikan pertimbangan anda sebelum membeli bibit jahe merah.
Vista Agromedia menjual bibit jahe merah yang sudah parkir dengan kualitas unggul, sehat, siap tanam dan siap semai. Vista agromedia siap mengirim bibit jahe merah ke seluruh pelosok nusantara lewat ekspedisi terpercaya seperti Indah Cargo, tam cargo, AAC Cargo, Dakota, dan lain sebagainya. Bagi anda yang berlokasi di dekat tempat kami, bisa berkunjung langsung di kebun bibit kami di Dusun Rajek Lor RT 02 RW 24 Desa Tirtoadi Mlati Sleman.


Rabu, 29 Mei 2019

Jahe Merah Sebagai Tanaman Toga Multikhasiat


Sejak zaman dahulu, Indonesia dikenal sebagai salah satu daerah penghasil rempah rempah yang melimpah sehingga membuat bangsa kolonial tertarik dan menjajah Indonesia. Salah satu produk rempah rempah yange menjadi andalan Indonesia adalah Jahe. Jahe yang termasuk mahal saat ini adalah jahe merah. Mengapa demikian? 

Jahe sebagai tanaman Obat Keluarga multikhasiat


Jahe merah adalah salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat manfaat bagi dunia herbal dan kesehatan. Itulah sebabnya, jahe merah adalah salah satu tanaman bernilai ekonomis dan bernilai jual tinggi. Jahe mengandung  nutrisi tinggi seperti minyak atsiri, vitamin B1, vitamin B2, flavonoid, fosfor dan zat besi yang berguna untuk kesehatan dan penumpas berbagai penyakit.
Masyarakat Indonesia sebenarnya sejak dulu memanfaatkannya sebagai bagian dari rempah rempah untuk pengobatan tradisional. Herbal jahe ini terbukti ampuh menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti batuk, melancarkan peredaran darah menurunkan tekanan darah, dan mengatasi mual dan masuk angin, mengobati sakit kepala dan lain lain.
jahe merah

Jahe rupanya tidak hanya digunakan bangsa indonesia saja, tetapi bangsa lain juga memanfaatkannya. Masyarakat Tionghoa sudah lebih dari 2000 tahun menggunakan jahe sebagai bahan utama membuat obat.
Berikut keterangan lengkap kandungan jahe dalam tinjauan farmasi.
Nama Zat aktif
Efek farmakologis
Limonene
Menggambat jamur jenis Candida alhicans, antikholinesterase dan obat flue
1,8 Cineole
Mengatasi ejakulasi prematur atau dini, merangsang ereksi, perangsang aktivitas syaraf pusat, penguat hepar dan merangsang keluarnya keringat.
10-Dehydrogingerdione, 10 gingerdione, 6 gingerdion , 6 gingerol
Anti pendarahan di luar haid, merangsang produksi getah bening dan merangsang kekebalan tubuh.
Arginine
Mencegah kemandulan dan memperkuat daya sperma
Aspartic acid
Penyegar dan perangsang syaraf
AspaBetha-Sitoserol
Perangsang horman androgen, mencegah hiper-lipoprotein, menghambat hormon estrogen dan bahan baku feroid
Capry-acid
Anti jamur Candida albicand
Capsaicin
Merangsang ereksi, menghambat keluarnya enzim 5-lipoksigenase dan siklo-oksigenase dan meningkatkan aktifitas endokrin
Chlorogenic
Berguna untuk merangsang regenerasi kulit sehingga mencegah penuaan.
Farnesol
Bahan pewangi makanan, namun juga bisa dimanfaatkan untuk membuat regenerasi sel normal.

Dengan segudang manfaat tersebut menjadikan jahe merah menjadi salah satu tanaman obat keluarga (Toga) yang dicari dan diburu entah untuk keperluan obat kesehatan maupun untuk kepentingan ekonomis dan bisnis.
Anda tertarik budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah dalam bentuk rimpang yang sudah bertunas dan bibit tunas dalam bentuk polybag. Kami siap kirim kirim ke seluruh Indonesia melalui jasa cargo, pos, pahala express, indah cargo. Untuk pemesanan dan keterangan lengkapnya bisa menghubungi sms/ WA/ Telpon ke 087838393451 berlokasi di Rajek Lor RT 2 RW 24 Desa Tirtoadi Mlati Sleman Jogja.

Jumat, 12 April 2019

Bagaimana Supaya Jahe Merah Panen Melimpah?



Agar Jahe Merah panen melimpah

                Setiap pembudidaya jahe merah tentu saja menginginkan hasil panen yang melimpah. Namun mewujudkannya tentu saja tak semudah yang dibayangkan. Diperlukan kerja keras, pengetahuan yang luas dan tindakan yang bernas dalam budidaya jahe merah. Dengan begitu, diharapkan budidaya jahe merah kita memperoleh hasil yang indah. Berkah berlimpah.
                Bibit Yang Tepat
                Untuk memperoleh hasil panen yang memuaskan tentu saja salah satu hal utama adalah bibit. Bibit yang tepat tentu saja adalah bibit yang layak. Bibit yang layak memiliki kriteria khusus; minimal berumur satu tahun dalam usia penanamannya, bebas penyakit(busuk rimpang, jamur) dan tentu saja sudah “parkir” minimal 10 hari.
                Secara fisik, bibit rimpang jahe merah yang baik tampak sehat tunasnya. Agak gemuk dan sudah terlihat di sebagian mata tunasnya. Mata tunasnya muncul sedikit. Dan untuk bibit jahe merah tandanya mata tunasnya merah. Lain halnya dengan bibit jahe emprit yang memiliki tanda putih di mata tunasnya.
bibit jahe merah

                Pengolahan Lahan Tepat
                Lahan yang baik tentu saja lahan yang subur. Lahan yang subur adalah lahan yang kaya akan unsur hara dan unsur organik. Biasanya tanahnya gembur, tidak keras atau padat. Itulah sebabnya, pengolahan lahan yang tepat menjadi salah satu kata kunci sukses budidaya jahe merah. Ada baiknya anda mengechek PH tanah anda yang akan anda tanami jahe merah. Bila PH nya dibawah 6, maka tambahkanlah pupuk organik (kotoran kambing, sapi, kerbau, dll) dan dolomit ke lahan anda. Namun bila PH nya diatas 6 biarkan saja. Itu justru bagus untuk jahe merah. Karena berarti lahannya subur.
                Perawatan tanaman yang tepat
                Perawatan menjadi salah satu kata kunci sukses dalam budidaya jahe merah. Perawatan yang intensif sangat menentukan sukses tidaknya budidaya jahe merah. Perawatan yang bisa anda lakukan tentu saja sesuai umur tanaman jahe anda. Di awal penanaman, tentu saja pastikan tanaman tumbuh sehat dengan penyiraman yang tepat (bila musim kemarau), bersihkan dari gulma dan pemberian pupuk organik yang sesuai.
                Anda berminat menanam jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah ready stock siap kirim ke seluruh penjuru nusantara. Untuk daerah Kalimantan, Sulawesi, Papua, NTB, NTT bisa dikirim lewat cargo laut dan udara. Untuk area Jawa, Sumatra dan Bali kami kirim lewat ekspedisi darat. Untuk keterangan lebih lengkap bisa menghubungi kami di SMS/Tlp WA 087838393451. Salam sukses untuk anda yang terjun dalam budidaya jahe merah.
                  


Sabtu, 23 Juni 2018

Pemeliharaan Bibit Tanaman Jahe Merah


Pemeliharaan Bibit Jahe merah


Bibit Jahe Merah, - Setelah kita melakukan penyemaian rimpang jahe merah, langkah yang harus dilakukan adalah pemeliharaan bibit jahe merah. Cara pemeliharaan bibit jahe merah pun sebenarnya cukup mudah dan praktis. Lahan yang digunakan untuk penyemaian harus dalam kondisi basah atau lembab. Itulah sebabnya, diperlukan penyiraman sehari dua kali di pagi hari dan sore hari.
Nah, untuk menghindari serangan jamur, kita bisa melakukan penyemprotan anti jamur. Penyemprotan ini bisa dilakukan menggunakan fungisida. Lakukan penyemprotan ini setiap 1 minggu sekali.

Seleksi Bibit Jahe Merah

Setelah penyemaian selama 2-4 minggu, bibit akan mulai bertunas. Bahkan beberapa bibit sudah memiliki daun muda. Walau penyemaian dilakukan secara bersamaan, tidak semua rimpang tumbuh tunas bersama sama. Hal ini dipengaruhi oleh usia bibit jahe merah yang disemai berbeda beda. Itulah sebabnya seleksi bibit mesti dilakukan.
Pisahkan bibit berdasarkan tunas, mulai dengan memilih tunas yang besar atau kecil, lalu berdasarkan kondisi tunas, busuk atau masih segar. Lalu pisahkan juga tunas yang sudah berakar dan belum. Hal ini untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik dan mempersempit kemungkinan tersebarnya bakteri atau jamur bawaan.
bibit jahe merah

Membantu bibit beradaptasi


Setelah dilakukan seleksi bibit, letakkan bibit seleksi tersebut ke rak atau bilik khusus. Rak tersebut harus didesain agar bibit bisa terkena cahaya matahari 50 %. Hal ini dilakukan untuk membantu bibit bibit tersebut beradaptasi ketika dipindah ke media pembesaran nanti. Jangan lupa untuk selalu menyirami tanaman tersebut. Usahakan untuk menyiram bibit dengan campuran fungisida dan air sesekali. Ini supaya bibit bisa terbebas dari jamur atau hama. Pada masa adaptasi ini, terus awasi perkembangan bibit. Jika ada yang rusak atau tiba tiba membusuk, pisahkan dari kelompoknya.
Penyiapan Lahan Pembesaran
Lahan yang akan digunakan untuk pembesaran tanaman jahe merah juga perlu disiapkan dengan baik. Hal ini dilakukan supaya tanaman bisa menghasilkan rimpang maksimal. Persiapan lahan yang akan digunakan sebenarnya ada dua jenis, yakni ditanam menggunakan media polybag dan lahan persawahan (bedengan atau guludan).
Jika ditanam media luas seperti sawah atau kebun, perlu dipastikan bahwa tanahnya memang gembur dan subur. Hal ini dilakukan supaya akar tanaman jahe merah bisa tumbuh dengan baik, maka pasokan unsur hara terpenuhi dan tanaman jahe merah pun akan tumbuh dengan baik.
Anda berminat budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah ready stok siap kirim kirim ke seluruh nusantara. Hubungi SMS /WA 087838393451. Salam sukses untuk pembudidaya jahe merah di seluruh Indonesia.   






Kamis, 10 Mei 2018

Bagaimana Memelihara Bibit Jahe Merah?


Pemeliharaan Bibit Jahe merah

Setelah kita melakukan penyemaian rimpang jahe merah, langkah yang harus dilakukan adalah pemeliharaan bibit jahe merah. Cara pemeliharaan bibit jahe merah pun sebenarnya cukup mudah dan praktis. Lahan yang digunakan untuk penyemaian harus dalam kondisi basah atau lembab. Itulah sebabnya, diperlukan penyiraman sehari dua kali di pagi hari dan sore hari.
Nah, untuk menghindari serangan jamur, kita bisa melakukan penyemprotan anti jamur. Penyemprotan ini bisa dilakukan menggunakan fungisida. Lakukan penyemprotan ini setiap 1 minggu sekali.

Seleksi Bibit Jahe Merah
bibit jahe merah

Setelah penyemaian selama 2-4 minggu, bibit akan mulai bertunas. Bahkan beberapa bibit sudah memiliki daun muda. Walau penyemaian dilakukan secara bersamaan, tidak semua rimpang tumbuh tunas bersama sama. Hal ini dipengaruhi oleh usia bibit yang disemai berbeda beda. Itulah sebabnya seleksi bibit mesti dilakukan.
Pisahkan bibit berdasarkan tunas, mulai dengan memilih tunas yang besar atau kecil, lalu berdasarkan kondisi tunas, busuk atau masih segar. Lalu pisahkan juga tunas yang sudah berakar dan belum. Hal ini untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik dan mempersempit kemungkinan tersebarnya bakteri atau jamur bawaan.
Membantu bibit beradaptasi

Setelah dilakukan seleksi bibit, letakkan bibit seleksi tersebut ke rak atau bilik khusus. Rak tersebut harus didesain agar bibit bisa terkena cahaya matahari 50 %. Hal ini dilakukan untuk membantu bibit bibit tersebut beradaptasi ketika dipindah ke media pembesaran nanti. Jangan lupa untuk selalu menyirami tanaman tersebut. Usahakan untuk menyiram bibit dengan campuran fungisida dan air sesekali. Ini supaya bibit bisa terbebas dari jamur atau hama. Pada masa adaptasi ini, terus awasi perkembangan bibit. Jika ada yang rusak atau tiba tiba membusuk, pisahkan dari kelompoknya.
Penyiapan Lahan Pembesaran
Lahan yang akan digunakan untuk pembesaran tanaman jahe merah juga perlu disiapkan dengan baik. Hal ini dilakukan supaya tanaman bisa menghasilkan rimpang maksimal. Persiapan lahan yang akan digunakan sebenarnya ada dua jenis, yakni ditanam menggunakan media polybag dan lahan persawahan (bedengan atau guludan).
Jika ditanam media luas seperti sawah atau kebun, perlu dipastikan bahwa tanahnya memang gembur dan subur. Hal ini dilakukan supaya akar tanaman jahe merah bisa tumbuh dengan baik, maka pasokan unsur hara terpenuhi dan tanaman jahe merah pun akan tumbuh dengan baik.
Anda berminat budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah ready stok siap kirim kirim ke seluruh nusantara. Hubungi SMS /WA 087838393451. Salam sukses untuk pembudidaya jahe merah di seluruh Indonesia.   






Jumat, 26 Agustus 2016

Jahe Yang Penuh Manfaat

JAHE SEBAGAI TANAMAN OBAT KELUARGA MULTIKHASIAT

jahe merah unggul


Jahe merah adalah salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat manfaat bagi dunia herbal dan kesehatan. Itulah sebabnya, jahe merah adalah salah satu tanaman bernilai ekonomis dan bernilai jual tinggi. Jahe mengandung  nutrisi tinggi seperti minyak atsiri, vitamin B1, vitamin B2, flavonoid, fosfor dan zat besi yang berguna untuk kesehatan dan penumpas berbagai penyakit.
Masyarakat Indonesia sebenarnya sejak dulu memanfaatkannya sebagai bagian dari rempah rempah untuk pengobatan tradisional. Herbal jahe ini terbukti ampuh menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti batuk, melancarkan peredaran darah menurunkan tekanan darah, dan mengatasi mual dan masuk angin, mengobati sakit kepala dan lain lain.
Jahe rupanya tidak hanya digunakan bangsa indonesia saja, tetapi bangsa lain juga memanfaatkannya. Masyarakat Tionghoa sudah lebih dari 2000 tahun menggunakan jahe sebagai bahan utama membuat obat.

KANDUNGAN MANFAAT JAHE MERAH

Berikut keterangan lengkap kandungan jahe dalam tinjauan farmasi.
Nama Zat aktifEfek farmakologis
LimoneneMenggambat jamur jenis Candida alhicans, antikholinesterase dan obat flue
1,8 CineoleMengatasi ejakulasi prematur atau dini, merangsang ereksi, perangsang aktivitas syaraf pusat, penguat hepar dan merangsang keluarnya keringat.
10-Dehydrogingerdione, 10 gingerdione, 6 gingerdion , 6 gingerolAnti pendarahan di luar haid, merangsang produksi getah bening dan merangsang kekebalan tubuh.
ArginineMencegah kemandulan dan memperkuat daya sperma
Aspartic acidPenyegar dan perangsang syaraf
AspaBetha-SitoserolPerangsang horman androgen, mencegah hiper-lipoprotein, menghambat hormon estrogen dan bahan baku feroid
Capry-acidAnti jamur Candida albicand
CapsaicinMerangsang ereksi, menghambat keluarnya enzim 5-lipoksigenase dan siklo-oksigenase dan meningkatkan aktifitas endokrin
ChlorogenicBerguna untuk merangsang regenerasi kulit sehingga mencegah penuaan.
FarnesolBahan pewangi makanan, namun juga bisa dimanfaatkan untuk membuat regenerasi sel normal.

Dengan segudang manfaat tersebut menjadikan jahe merah menjadi salah satu tanaman obat keluarga (Toga) yang dicari dan diburu entah untuk keperluan obat kesehatan maupun untuk kepentingan ekonomis dan bisnis.
Anda tertarik budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah dalam bentuk rimpang yang sudah bertunas dan bibit tunas dalam bentuk polybag. Kami siap kirim kirim ke seluruh Indonesia melalui jasa cargo, pos, pahala express, indah cargo. Untuk pemesanan dan keterangan lengkapnya bisa menghubungi sms/ WA/ Telpon ke 087838393451 berlokasi di Rajek Lor RT 2 RW 24 Desa Tirtoadi Mlati Sleman Jogja.

Rabu, 08 Juni 2016

KONDISI TANAH YANG COCOK UNTUK JAHE MERAH

Kondisi TANAH YANG COCOK UNTUK JAHE MERAH

Tanaman jahe merah cocok hidup pada tanah gembur. Tanah yang gembur biasanya mengandung unsur organik atau unsur hara yang tinggi sehingga diharapkan menghasilkan panen yang maksimal dan memuaskan. Tanah yang mengandung unsur organik bisa berasal dari kotoran ternak semacam kambing, kelinci, sapi dan lain sebagainya yang telah terurai dengan tanah serta sisa sisa humus atau kompos.
Sebagian besar jenis tanah di Indonesia cocok digunakan untuk bercocok tanam jahe merah. Apalagi saat ini menanam jahe merah tidak harus di tanah atau bedengan. Bisa juga menggunakan karung atau polybag. Bahkan, menggunakan karung atau polybag kita bisa mengolah tanah sesuai dengan kebutuhan hidup jahe merah.
Berikut beberapa jenis tanah yang cocok digunakan untuk budidaya jahe merah.
Tanah yang cocok
tanah andosol untuk jahe
tanah andosol
Jenis tanah yang baik untuk digunakan menanam jahe merah adalah andosol. Tingkat kesuburan tanah andosol lebih baik dibandingkan tanah latosol. Tanah andosol memiliki warna hitam kelabu sampai coklat tua. Memiliki tekstur agak berpasir, berdebu dan mengandung tanah liat. Tanah ini cenderung gembur dan memiliki pH antara 5,0-7,0. Tanah ini cocok dimanfaatkan untuk menanam jahe merah mengingat kandungan unsur hara dan zat organik yang tinggi.
tanah latosol jahe merah
tanah latosol
Tanah latosol memiliki warna merah yang kesuburannya dalam tingkat sedang. Tanah latosol biasanya berwarna merah coklat hingga kuning. Tekstur liat dan memiliki sifat gembur. Kandungan unsur hara dan kadar organiknya tinggi, meski sedikit di bawah andosol.  Walau demikian jenis tanah latosol cocok untuk tanaman jahe merah. Hanya saja tingkat produksi panennya masih kalah dibanding tanah andosol.
Campuran tanah latosol dan andosol juga bisa dipakai untuk budidaya jahe merah. Pasalnya, perpaduan kedua sifat tanah ini bisa menjadikan tanaman lebih kuat tertancap di tanah. Sekaligus memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh kembang rimpang.
Selain mengoplos tanah, petani jahe merah juga bisa mengoplos dengan campuran pupuk organik semacam pupuk kandang atau kompos. Tujuannya supaya tanah menjadi subur dan gembur dan cocok untuk tumbuh kembangnya tanaman jahe merah.
Tanaman jahe merah dapat tumbuh di ketinggian 1,500 dpl. Namun cocok pula ditanam di ketinggian 500-950 dpl. Tentunya dengan syarat keadaan tanahnya subur atau gembur, mendapat sorotan matahari yang cukup, dan perawatannya yang maksimal.
Anda berminat budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah dan siap kirim kirim ke seluruh pelosok nusantara. Untuk anda yang berlokasi area Jogja, Bantul, Kulon Progo, Klaten, Sleman, Magelang silahkan datang ke tempat kami atau cod di area tersebut. Namun, bila anda berlokasi jauh semacam Jakarta, Depok, Semarang, Surabaya, Makassar, Lampung, Medan, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Nusa Tenggara Barat, NTT, Bali, Banten, Jawa Timur, Banyuwangi, Kediri, Jember, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Sidoarjo dan lain sebagainya bisa dengan jalur darat, udara dan laut sesuai permintaan konsumen. Semoga anda sukses dalam budidaya jahe merah.

Minggu, 29 Mei 2016

Syarat Tumbuh Budidaya Jahe Merah

Budidaya jahe merah cocok ditanam di tanah yang subur, gembur dan banyar mengandung unsur humus (sisa sisa daun, dll). Tekstur tanah yang baik adalah tanah lempung berpasir, liat berpasir dan tanah laterik. Di samping itu, supaya memperoleh rimpang yang banyak, tanaman jahe merah diperlukan drainase (pengairan) yang baik dan mendapatkan asupan “gizi” berupa pupuk organik dan pemberian dolomit yang tepat.
pupupk jahe merah humus
   humus tanaman cocok untuk menanam jahe merah
Untuk lahan dengan kemiringan >3 dianjurkan untuk dilakukan pembuatan terasering. hal ini untuk menghindari terjadinya pencucian lahan yang menyebabkan tanah menjadi tidak subur atau mungkin hanyut akibat terpaan hujan.
tanaman jahe merah secara geografis, cocok didaerah tropik dan sub tropik seperti Indonesia. Daerah tropik dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun dengan kadar 2,500-4,000 mm/tahun. Jahe merah juga cocok dikembangkan di daerah dengan iklim sejuk dengan ketinggian antara 500- 1,000 meter dari permukaan laut.
Namun, tanaman jahe juga cocok dikembangkan dengan curah kurang dari 2,500 mm, di dataran rendah dan lahan gambut. Tentu saja dengan cara khusus seperti penambahan unsur hara, pupuk organik di lahan dan pupuk organik cair (fermentasi urine kelinci), dolomit dan pengairan yang tepat. Suhu udara juga mendukung dengan kisaran 20- 35 derajat celcius.
Secara umum, selama masa pertumbuhan, tanaman jahe merah memerlukan instensitas sinar matahari yang tinggi. Terutama di saat umur 2,5 bulan sampai 7 bulan. Dengan kata lain budidaya jahe merah  perlu ditempatkan di lahan terbuka dengan intensitas cahaya matahari 70-100 % atau agak ternaungi sampai terbuka. Namun, di awal pembibitan atau awal pertumbuhan sebelum berumur dua bulan, sebaiknya di taruh di tempat yang sejuk dan ternaungi matahari secara terus menerus. Tujuannya tentu saja supaya tidak cepat layu atau terbakar akibat sinar matahari langsung.
Anda ingin budidaya jahe merah? kami sedia bibit jahe merah berkualitas super, sudah tua dan berkualitas atau unggul. Kami juga sedia pupuk organik cair berupa fermentasi urine kelinci untuk “pengocoran” di lahan supaya subur dan rimpangnya berkembang dengan maksimal sehingga ketika panen menghasilkan rimpang yang banyak dan melimpah.
dolomit untuk jahe merah
dolomit cocok untuk menanam jahe merah

fermentasi urine kelinci
fermentasi urine kelinci untuk pupuk organik cair jahe merah

Selasa, 12 April 2016

MANFAATKAN LAHAN KOSONG DENGAN BERTANAM JAHE MERAH DAN GAJAH

MANFAATKAN LAHAN KOSONG DENGAN BERTANAM JAHE MERAH DAN GAJAH

Jahe merah dan jahe gajah adalah salah satu tanaman obat herbal yang memiliki banyak manfaat khasiat untuk kesehatan. Jahe merah adalah satu tanaman yang bernilai ekonomis mengingat harganya yang relatif tinggi dan stabil. Permintaan pasar terhadap jahe merah masih cukup tinggi, baik dari dalam negeri dan mancanegara.
Jahe merah perlahan tapi pasti mulai banyak dibudidayakan masyarakat. Bukan saja untuk kepentingan ekonomis semata, tetapi juga untuk tanaman TOGA (tanaman obat keluarga) yang bisa saja dimanfaatkan untuk konsumsi, obat obatan dan kesehatan.  Jaher merah dan gajah jelas memiliki prospek cerah mengingat daya serap pasar yang masih besar.

Manfaatkan lahan kosong dengan bertanam jahe merah
Itulah sebabnya, menanam jahe merah tidak ada ruginya. Apalagi untuk anda yang memiliki lahan kosong atau nganggur. Daripada lahan tidak produktif alias tidak menghasilkan apa apa, kecuali rimbunan rumput, menanam jahe merah tentu bisa menjadi pilihan. Dengan menanam di lahan  kosong anda sudah melakukan satu langkah gerakan penanaman hijau untuk penyelamatan lingkungan dari pemanasan global sekaligus penghijauan yang bernilai ekonomis.
Menanam di Polybag
Namun, tentu diantara kita tidak semua memiliki lahan luas. Untuk anda yang memiliki lahan terbatas, menanam jahe merah di polybag bisa menjadi solusinya. Menanam jahe merah di polybag cukup mudah. Tinggal menyiapkan bibit jahe merahbibit jahe gajah plastik polybag dan pupuk. Anda sudah bisa bertani atau bertanam jahe merah. Mudah bukan?
Namun, tentu saja setiap apapun ada ilmunya. Begitu pula dalam hal menanam jahe merah. Anda juga perlu belajar ke ahlinya. Itulah sebabnya, untuk anda yang berminat menanam jahe merah, kami siap membantu anda dengan menyediakan bibit jahe merah sekaligus bimbingan pelatihan. Terkait pelatihan budidaya jahe merah, kami siap bekerjasama dengan perusahaan swasta dan nasional dalam program CSR (corporate social responsibility)- nya. Pelatihan jahe merah bisa menjadi salah satu program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonominya.
Anda berminat? Silahkan menghubungi kami di hp/WA 087838393451. Kami menyediakan bibit jahe merah kualitas super, sudah satu tahan, dan siap semai dan siap tanam. Kami siap kirim kirim ke seluruh indonesia. Salam agro, salam kejayaan untuk petani pembudidaya jahe merah


Selasa, 01 Maret 2016

Penyiangan Dan Fungsinya Dalam Budidaya Jahe Merah

Penyiangan Dan Fungsinya Dalam Budidaya Jahe Merah

Penyiangan adalah salah satu hal yang penting dalam budidaya jahe merah. Penyiangan perlu dilakukan secara berkala bagi setiap pembudidaya jahe merah agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Bila tidak dilakukan penyiangan, maka jahe merah yang anda tanam akan susah berkembang, dan hasil isinya sedikit.
Penyiangan bisa dilakukan dengan beragam cara, misalnya dengan tangan ataupun dengan alat seperti cetok, sabit dan cangkul. Itu jika lahan yang anda tanam sedikit/ sempit. Namun, jika yang anda tanam areanya luas, maka bisa menggunakan herbisida. Pemberian herbisida ini bisa dilakukan pada waktu bbit belum ditanam atau pada awal penanaman jahe setelah gulma, perdu (suket) mulai tumbuh.
Penyiangan memiliki banyak fungsi bagi tanaman jahe merah. Pertama, membersihkan rumput, gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Seperti diketahui, rumput dan gulma bisa mengganggu tanaman jahe merah, bila dibiarkan terus menerus. Jahe yang termasuk tanaman monokotil berakar serabut akan susah bila ada gulma atau “suket” terutama dalam menyerap sari makanan dari tanah oleh akar jahe. Dengan adanya penyingan, akar jahe bisa leluasa menyerap makanan dan tumbuh dengan maksimal.
Kedua,memperbaiki struktur tanah terutama pori porinya agar lebih subur. Seperti diketahui, tanah yang padat dan sedikit pori-porinya biasanya susah ditumbuhi tanaman termasuk jahe merah. Itulah sebabnya, penyiangan menjadi penting agar pori pori dalam tanah bisa membantu kesuburan jahe merah.
Ketiga, memperkuat posisi tanaman terhadap penyerapan unsur hara. Dengan adanya penyiangan, usur hara yang ada dalam tanah bisa dengan mudah diserap tanaman. Nah, untuk anda yang memiliki modal lumayan, bisa membuat mulsa untuk meminimalisir gulma, dan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman jahe merah.

Sabtu, 17 Oktober 2015

BUDIDAYA JAHE MERAH DALAM POLYBAG


Budidaya Jahe Merah dalam Polybag


Budidaya Jahe Merah kini semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Hal ini tentu bukan tanpa sebab. Budidaya Jahe merah memang memiliki potensi ekonomis yang cukup prospek untuk dibudidayakan, dalam konteks saaat ini dan mendatang. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya permintaan jahe merah dalam industri dalam negeri dan luar negeri (untuk diekspor).
Nah, disinilah sebenarnya letak peluang budidaya jahe merah. Anda Punya kesempatan meraih peluang ini untuk meraup keuntungan maksimal dengan membudidayakan jahe merah. Apalagi, budidaya jahe merah tergolong tidak begitu banyak tergantung dengan cuaca, lokasi dan lain sebagainya. Anda bisa menggunakan polybag untuk membudidayakan jahe merah ini.
Nah, untuk anda yang berminat untuk membudidayakan jahe merah bisa menghubungi kami. Kami siap membantu anda dengan menyediakan bibit jahe merah serta memberikan pelatihan teknis tentang tata cara budidaya jahe merah. Saudara-saudara yang ingin membudidayakan jahe merah bisa menghubungi nomor 083878208399 berlokasi di Rajek Lor RT 2 RW 24 Desa Tirtoadi Mlati Sleman


budidaya jahe merah dalam polybag

CARA PEMILIHAN BIBIT JAHE MERAH

CARA PEMILIHAN BIBIT JAHE MERAH

Cara Pemilihan Bibit Jahe Merah
Untuk memulai menanam jahe merah tentu dibutuhkan bibit jahe merah.
Bibit jahe merah yang mempunyai kualitas baik akan menghasilkan jahe merah yang baik juga saat dipanen. Dengan mengetahui kondisi bibit bertujuan agar tidak ada hambatan dalam proses budidaya.
            Bibit jahe merah yang baik dan berkualitas dapat dilihat dari beberapa hal diantaranya bibit jahe merah sebaiknya diambil dari tanaman jahe yang sudah tua berkisar umur 12 bulan. Bibit jahe merah diambil dari tanaman jahe yang tidak terserang hama penyakit. Sebaiknya bibit jahe merah diambil dari kebun bukan dari pasar untuk konsumsi.  Bibit jahe merah sebaiknya dalam kondisi mulus tidak lecet atau terluka.
Selamat mencoba untuk anda semua, kami menyediakan bibit jahe merah.
Bagi anda yang berminat silahkan dapat menghubungi kami melalui :
Call/sms : 087838351656


Minggu, 26 April 2015

Langkah langkah sebelum memulai budidaya jahe merah




 Langkah langkah sebelum memulai budidaya jahe merah



 Akhir akhir ini, budidaya jahe merah semakin moncer di tengah masyarakat. Banyak masyarakat yang mulai tertarik membudidayakannya. Namun tentu saja mencoba budidaya jahe merah tidak cukup tanpa tahu seluk beluk ilmu terkait budidaya jahe merah. Itulah sebabnya, sebelum anda memulai budidaya jahe merah perlu disiapkan lengkah seperti berikut ini.

Budidaya jahe merah perlu memperhatikan kondisi iklim yang cocok untuk pembudidayaan. Jahe merah sangat cocok ditanam pada iklim yang mempunyai curah hujan tinggi kisaran antara 2500-4000 mm/tahun. Setelah umur 2,5-7 bulan tanaman jahe merah juga membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup, sehigga lebih baik tanaman jahe merah diletakkan pada tempat yang terkena paparan sinar matahari sepanjang hari. Pengaturan suhu pun harus diperhatikan suhu optimum yang dibutuhkan tanaman jahe merah adalah antara 20-35 derajat celcius. Sehingga jahe merah dapat berkembang optimal.
Pemilihan Media Tanam
Pemilihan media tanam, jahe merah tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis dengan ketinggian 0 sampai 2000 m dpl di indonesia yang mempunyai daaerah tropis tanaman jahe merah biasanya ditanam di ketinggian 200 smpai 600 m dpl. Sebelum memilih media tanam pastikan anda mempunyai bibit yang unggul dan mempunyai kualitas bagus yang diambil dari perkebunan atau dari pembibitan yang sudah ada sehingga nanti dapat dihasilkan tanaman jahe merah dengan varietas tanaman yang tumbuh tinggi dengan hasil terbaik.
Untuk media tanam budidaya jahemerah bisa menggunakan dua media, bisa menggunakan media lahan dan bagi anda yang tidak memiliki lahan cukup luas untuk bertanam jahe merah tidak usah khawatir karena media polybag pun bisa digunakan sebagai solusi permasalahan lahan. Jika anda mempunyai cukup lahan kosong maka bibit jahe merah bisa ditanam pada kondisi tanah yang subur , gembur dan banyak mengandung bahan organik seperti tanah latosol berwarna merah kecoklatan atau andosol. Sementara itu tekstur tanah yang baik bagi pertumbuhan jahe merah adalah tanah-tanah bertekstur lempung, lempung liat berpasir, lempung berdebu serta lempung berliat. Derajat keasaman tanah yang dibutuhkan minimal 4,5 sedangkan untuk idealnya dibutuhkan PH 6,8-7,4 yang juga perlu diperhatikan adalah kmiringan tanah usahakan jahe merah ditanam pada lahan dengan kemiringan kurang dari 3%.
Sedangkan bagi anda yang tidak memiliki lahan atau hanya memiliki lahan sempit, tidak usah risau karena jahe merah juga dapat di tanam melalui media polybag yang tidak memerlukan banyak tempat tentunya. Sebelum memulai bertanam jahe merah siapkan polybag sesuai kebutuhan setara dengan jumlah rimpang yang dimiliki.
Budidaya Jahe Merah dalam Polybag
Tanaman jahe merah yang ditanam dalam polybag memerlukan perawatan rutin yaitu harus di sirami terus menerus setiap hari pada pagi dan sore hal ini untuk menyiasati agar tanaman jahe merah tidak kekurangan air apabila ditanam sebelum musim penghujan dan juga agar tanah didalam polybag tetap gembur tidak kering sehingga tanaman jahe merah didalam polybag tidak mati. Seain disirami tanaman juga harus diberi pupuk, paling baik pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang seperti kotoran sapi atau kambing atau juga bisa menggunakan pupuk jadi yang terbuat dari bahan organik seperti pupuk Super Nasa. Terimakasih atas kunjungannya, semoga anda sukses dalam budidaya jahe merah.