Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label jual bibit jahe merah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jual bibit jahe merah. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 April 2020

Bibit Jahe Merah Unggul

Ciri Ciri Bibit jahe merah Unggul

Usia tanam 1 tahun
jahe merah yang berusia satu tahun memiliki kemungkinan tumbuh lebih besar dibanding yang lebih muda alias kurang dari satu tahun.
Bebas dari Busuk Rimpang
jahe merah yang baik memiliki postur sehat, merah merona, dan memiliki panjang minim 3 ruas.

via budidayajahemerah.com
bibit jahe merah

Jumat, 12 April 2019

Bagaimana Supaya Jahe Merah Panen Melimpah?



Agar Jahe Merah panen melimpah

                Setiap pembudidaya jahe merah tentu saja menginginkan hasil panen yang melimpah. Namun mewujudkannya tentu saja tak semudah yang dibayangkan. Diperlukan kerja keras, pengetahuan yang luas dan tindakan yang bernas dalam budidaya jahe merah. Dengan begitu, diharapkan budidaya jahe merah kita memperoleh hasil yang indah. Berkah berlimpah.
                Bibit Yang Tepat
                Untuk memperoleh hasil panen yang memuaskan tentu saja salah satu hal utama adalah bibit. Bibit yang tepat tentu saja adalah bibit yang layak. Bibit yang layak memiliki kriteria khusus; minimal berumur satu tahun dalam usia penanamannya, bebas penyakit(busuk rimpang, jamur) dan tentu saja sudah “parkir” minimal 10 hari.
                Secara fisik, bibit rimpang jahe merah yang baik tampak sehat tunasnya. Agak gemuk dan sudah terlihat di sebagian mata tunasnya. Mata tunasnya muncul sedikit. Dan untuk bibit jahe merah tandanya mata tunasnya merah. Lain halnya dengan bibit jahe emprit yang memiliki tanda putih di mata tunasnya.
bibit jahe merah

                Pengolahan Lahan Tepat
                Lahan yang baik tentu saja lahan yang subur. Lahan yang subur adalah lahan yang kaya akan unsur hara dan unsur organik. Biasanya tanahnya gembur, tidak keras atau padat. Itulah sebabnya, pengolahan lahan yang tepat menjadi salah satu kata kunci sukses budidaya jahe merah. Ada baiknya anda mengechek PH tanah anda yang akan anda tanami jahe merah. Bila PH nya dibawah 6, maka tambahkanlah pupuk organik (kotoran kambing, sapi, kerbau, dll) dan dolomit ke lahan anda. Namun bila PH nya diatas 6 biarkan saja. Itu justru bagus untuk jahe merah. Karena berarti lahannya subur.
                Perawatan tanaman yang tepat
                Perawatan menjadi salah satu kata kunci sukses dalam budidaya jahe merah. Perawatan yang intensif sangat menentukan sukses tidaknya budidaya jahe merah. Perawatan yang bisa anda lakukan tentu saja sesuai umur tanaman jahe anda. Di awal penanaman, tentu saja pastikan tanaman tumbuh sehat dengan penyiraman yang tepat (bila musim kemarau), bersihkan dari gulma dan pemberian pupuk organik yang sesuai.
                Anda berminat menanam jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah ready stock siap kirim ke seluruh penjuru nusantara. Untuk daerah Kalimantan, Sulawesi, Papua, NTB, NTT bisa dikirim lewat cargo laut dan udara. Untuk area Jawa, Sumatra dan Bali kami kirim lewat ekspedisi darat. Untuk keterangan lebih lengkap bisa menghubungi kami di SMS/Tlp WA 087838393451. Salam sukses untuk anda yang terjun dalam budidaya jahe merah.
                  


Sabtu, 23 Juni 2018

Pemeliharaan Bibit Tanaman Jahe Merah


Pemeliharaan Bibit Jahe merah


Bibit Jahe Merah, - Setelah kita melakukan penyemaian rimpang jahe merah, langkah yang harus dilakukan adalah pemeliharaan bibit jahe merah. Cara pemeliharaan bibit jahe merah pun sebenarnya cukup mudah dan praktis. Lahan yang digunakan untuk penyemaian harus dalam kondisi basah atau lembab. Itulah sebabnya, diperlukan penyiraman sehari dua kali di pagi hari dan sore hari.
Nah, untuk menghindari serangan jamur, kita bisa melakukan penyemprotan anti jamur. Penyemprotan ini bisa dilakukan menggunakan fungisida. Lakukan penyemprotan ini setiap 1 minggu sekali.

Seleksi Bibit Jahe Merah

Setelah penyemaian selama 2-4 minggu, bibit akan mulai bertunas. Bahkan beberapa bibit sudah memiliki daun muda. Walau penyemaian dilakukan secara bersamaan, tidak semua rimpang tumbuh tunas bersama sama. Hal ini dipengaruhi oleh usia bibit jahe merah yang disemai berbeda beda. Itulah sebabnya seleksi bibit mesti dilakukan.
Pisahkan bibit berdasarkan tunas, mulai dengan memilih tunas yang besar atau kecil, lalu berdasarkan kondisi tunas, busuk atau masih segar. Lalu pisahkan juga tunas yang sudah berakar dan belum. Hal ini untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik dan mempersempit kemungkinan tersebarnya bakteri atau jamur bawaan.
bibit jahe merah

Membantu bibit beradaptasi


Setelah dilakukan seleksi bibit, letakkan bibit seleksi tersebut ke rak atau bilik khusus. Rak tersebut harus didesain agar bibit bisa terkena cahaya matahari 50 %. Hal ini dilakukan untuk membantu bibit bibit tersebut beradaptasi ketika dipindah ke media pembesaran nanti. Jangan lupa untuk selalu menyirami tanaman tersebut. Usahakan untuk menyiram bibit dengan campuran fungisida dan air sesekali. Ini supaya bibit bisa terbebas dari jamur atau hama. Pada masa adaptasi ini, terus awasi perkembangan bibit. Jika ada yang rusak atau tiba tiba membusuk, pisahkan dari kelompoknya.
Penyiapan Lahan Pembesaran
Lahan yang akan digunakan untuk pembesaran tanaman jahe merah juga perlu disiapkan dengan baik. Hal ini dilakukan supaya tanaman bisa menghasilkan rimpang maksimal. Persiapan lahan yang akan digunakan sebenarnya ada dua jenis, yakni ditanam menggunakan media polybag dan lahan persawahan (bedengan atau guludan).
Jika ditanam media luas seperti sawah atau kebun, perlu dipastikan bahwa tanahnya memang gembur dan subur. Hal ini dilakukan supaya akar tanaman jahe merah bisa tumbuh dengan baik, maka pasokan unsur hara terpenuhi dan tanaman jahe merah pun akan tumbuh dengan baik.
Anda berminat budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah ready stok siap kirim kirim ke seluruh nusantara. Hubungi SMS /WA 087838393451. Salam sukses untuk pembudidaya jahe merah di seluruh Indonesia.   






Kamis, 31 Mei 2018

Jahe merah sebagai tanaman obat keluarga


Sejak zaman dahulu, Indonesia dikenal sebagai salah satu daerah penghasil rempah rempah yang melimpah sehingga membuat bangsa kolonial tertarik dan menjajah Indonesia. Salah satu produk rempah rempah yange menjadi andalan Indonesia adalah Jahe. Jahe yang termasuk mahal saat ini adalah jahe merah. Mengapa demikian? 

Jahe sebagai tanaman Obat Keluarga multikhasiat


Jahe merah adalah salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat manfaat bagi dunia herbal dan kesehatan. Itulah sebabnya, jahe merah adalah salah satu tanaman bernilai ekonomis dan bernilai jual tinggi. Jahe mengandung  nutrisi tinggi seperti minyak atsiri, vitamin B1, vitamin B2, flavonoid, fosfor dan zat besi yang berguna untuk kesehatan dan penumpas berbagai penyakit.
Masyarakat Indonesia sebenarnya sejak dulu memanfaatkannya sebagai bagian dari rempah rempah untuk pengobatan tradisional. Herbal jahe ini terbukti ampuh menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti batuk, melancarkan peredaran darah menurunkan tekanan darah, dan mengatasi mual dan masuk angin, mengobati sakit kepala dan lain lain.
jahe merah

Jahe rupanya tidak hanya digunakan bangsa indonesia saja, tetapi bangsa lain juga memanfaatkannya. Masyarakat Tionghoa sudah lebih dari 2000 tahun menggunakan jahe sebagai bahan utama membuat obat.
Berikut keterangan lengkap kandungan jahe dalam tinjauan farmasi.
Nama Zat aktif
Efek farmakologis
Limonene
Menggambat jamur jenis Candida alhicans, antikholinesterase dan obat flue
1,8 Cineole
Mengatasi ejakulasi prematur atau dini, merangsang ereksi, perangsang aktivitas syaraf pusat, penguat hepar dan merangsang keluarnya keringat.
10-Dehydrogingerdione, 10 gingerdione, 6 gingerdion , 6 gingerol
Anti pendarahan di luar haid, merangsang produksi getah bening dan merangsang kekebalan tubuh.
Arginine
Mencegah kemandulan dan memperkuat daya sperma
Aspartic acid
Penyegar dan perangsang syaraf
AspaBetha-Sitoserol
Perangsang horman androgen, mencegah hiper-lipoprotein, menghambat hormon estrogen dan bahan baku feroid
Capry-acid
Anti jamur Candida albicand
Capsaicin
Merangsang ereksi, menghambat keluarnya enzim 5-lipoksigenase dan siklo-oksigenase dan meningkatkan aktifitas endokrin
Chlorogenic
Berguna untuk merangsang regenerasi kulit sehingga mencegah penuaan.
Farnesol
Bahan pewangi makanan, namun juga bisa dimanfaatkan untuk membuat regenerasi sel normal.

Dengan segudang manfaat tersebut menjadikan jahe merah menjadi salah satu tanaman obat keluarga (Toga) yang dicari dan diburu entah untuk keperluan obat kesehatan maupun untuk kepentingan ekonomis dan bisnis.
Anda tertarik budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah dalam bentuk rimpang yang sudah bertunas dan bibit tunas dalam bentuk polybag. Kami siap kirim kirim ke seluruh Indonesia melalui jasa cargo, pos, pahala express, indah cargo. Untuk pemesanan dan keterangan lengkapnya bisa menghubungi sms/ WA/ Telpon ke 087838393451 berlokasi di Rajek Lor RT 2 RW 24 Desa Tirtoadi Mlati Sleman Jogja.

Minggu, 29 Mei 2016

Syarat Tumbuh Budidaya Jahe Merah

Budidaya jahe merah cocok ditanam di tanah yang subur, gembur dan banyar mengandung unsur humus (sisa sisa daun, dll). Tekstur tanah yang baik adalah tanah lempung berpasir, liat berpasir dan tanah laterik. Di samping itu, supaya memperoleh rimpang yang banyak, tanaman jahe merah diperlukan drainase (pengairan) yang baik dan mendapatkan asupan “gizi” berupa pupuk organik dan pemberian dolomit yang tepat.
pupupk jahe merah humus
   humus tanaman cocok untuk menanam jahe merah
Untuk lahan dengan kemiringan >3 dianjurkan untuk dilakukan pembuatan terasering. hal ini untuk menghindari terjadinya pencucian lahan yang menyebabkan tanah menjadi tidak subur atau mungkin hanyut akibat terpaan hujan.
tanaman jahe merah secara geografis, cocok didaerah tropik dan sub tropik seperti Indonesia. Daerah tropik dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun dengan kadar 2,500-4,000 mm/tahun. Jahe merah juga cocok dikembangkan di daerah dengan iklim sejuk dengan ketinggian antara 500- 1,000 meter dari permukaan laut.
Namun, tanaman jahe juga cocok dikembangkan dengan curah kurang dari 2,500 mm, di dataran rendah dan lahan gambut. Tentu saja dengan cara khusus seperti penambahan unsur hara, pupuk organik di lahan dan pupuk organik cair (fermentasi urine kelinci), dolomit dan pengairan yang tepat. Suhu udara juga mendukung dengan kisaran 20- 35 derajat celcius.
Secara umum, selama masa pertumbuhan, tanaman jahe merah memerlukan instensitas sinar matahari yang tinggi. Terutama di saat umur 2,5 bulan sampai 7 bulan. Dengan kata lain budidaya jahe merah  perlu ditempatkan di lahan terbuka dengan intensitas cahaya matahari 70-100 % atau agak ternaungi sampai terbuka. Namun, di awal pembibitan atau awal pertumbuhan sebelum berumur dua bulan, sebaiknya di taruh di tempat yang sejuk dan ternaungi matahari secara terus menerus. Tujuannya tentu saja supaya tidak cepat layu atau terbakar akibat sinar matahari langsung.
Anda ingin budidaya jahe merah? kami sedia bibit jahe merah berkualitas super, sudah tua dan berkualitas atau unggul. Kami juga sedia pupuk organik cair berupa fermentasi urine kelinci untuk “pengocoran” di lahan supaya subur dan rimpangnya berkembang dengan maksimal sehingga ketika panen menghasilkan rimpang yang banyak dan melimpah.
dolomit untuk jahe merah
dolomit cocok untuk menanam jahe merah

fermentasi urine kelinci
fermentasi urine kelinci untuk pupuk organik cair jahe merah

Selasa, 01 Maret 2016

Penyiangan Dan Fungsinya Dalam Budidaya Jahe Merah

Penyiangan Dan Fungsinya Dalam Budidaya Jahe Merah

Penyiangan adalah salah satu hal yang penting dalam budidaya jahe merah. Penyiangan perlu dilakukan secara berkala bagi setiap pembudidaya jahe merah agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Bila tidak dilakukan penyiangan, maka jahe merah yang anda tanam akan susah berkembang, dan hasil isinya sedikit.
Penyiangan bisa dilakukan dengan beragam cara, misalnya dengan tangan ataupun dengan alat seperti cetok, sabit dan cangkul. Itu jika lahan yang anda tanam sedikit/ sempit. Namun, jika yang anda tanam areanya luas, maka bisa menggunakan herbisida. Pemberian herbisida ini bisa dilakukan pada waktu bbit belum ditanam atau pada awal penanaman jahe setelah gulma, perdu (suket) mulai tumbuh.
Penyiangan memiliki banyak fungsi bagi tanaman jahe merah. Pertama, membersihkan rumput, gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Seperti diketahui, rumput dan gulma bisa mengganggu tanaman jahe merah, bila dibiarkan terus menerus. Jahe yang termasuk tanaman monokotil berakar serabut akan susah bila ada gulma atau “suket” terutama dalam menyerap sari makanan dari tanah oleh akar jahe. Dengan adanya penyingan, akar jahe bisa leluasa menyerap makanan dan tumbuh dengan maksimal.
Kedua,memperbaiki struktur tanah terutama pori porinya agar lebih subur. Seperti diketahui, tanah yang padat dan sedikit pori-porinya biasanya susah ditumbuhi tanaman termasuk jahe merah. Itulah sebabnya, penyiangan menjadi penting agar pori pori dalam tanah bisa membantu kesuburan jahe merah.
Ketiga, memperkuat posisi tanaman terhadap penyerapan unsur hara. Dengan adanya penyiangan, usur hara yang ada dalam tanah bisa dengan mudah diserap tanaman. Nah, untuk anda yang memiliki modal lumayan, bisa membuat mulsa untuk meminimalisir gulma, dan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman jahe merah.

Minggu, 26 April 2015

Langkah langkah sebelum memulai budidaya jahe merah




 Langkah langkah sebelum memulai budidaya jahe merah



 Akhir akhir ini, budidaya jahe merah semakin moncer di tengah masyarakat. Banyak masyarakat yang mulai tertarik membudidayakannya. Namun tentu saja mencoba budidaya jahe merah tidak cukup tanpa tahu seluk beluk ilmu terkait budidaya jahe merah. Itulah sebabnya, sebelum anda memulai budidaya jahe merah perlu disiapkan lengkah seperti berikut ini.

Budidaya jahe merah perlu memperhatikan kondisi iklim yang cocok untuk pembudidayaan. Jahe merah sangat cocok ditanam pada iklim yang mempunyai curah hujan tinggi kisaran antara 2500-4000 mm/tahun. Setelah umur 2,5-7 bulan tanaman jahe merah juga membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup, sehigga lebih baik tanaman jahe merah diletakkan pada tempat yang terkena paparan sinar matahari sepanjang hari. Pengaturan suhu pun harus diperhatikan suhu optimum yang dibutuhkan tanaman jahe merah adalah antara 20-35 derajat celcius. Sehingga jahe merah dapat berkembang optimal.
Pemilihan Media Tanam
Pemilihan media tanam, jahe merah tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis dengan ketinggian 0 sampai 2000 m dpl di indonesia yang mempunyai daaerah tropis tanaman jahe merah biasanya ditanam di ketinggian 200 smpai 600 m dpl. Sebelum memilih media tanam pastikan anda mempunyai bibit yang unggul dan mempunyai kualitas bagus yang diambil dari perkebunan atau dari pembibitan yang sudah ada sehingga nanti dapat dihasilkan tanaman jahe merah dengan varietas tanaman yang tumbuh tinggi dengan hasil terbaik.
Untuk media tanam budidaya jahemerah bisa menggunakan dua media, bisa menggunakan media lahan dan bagi anda yang tidak memiliki lahan cukup luas untuk bertanam jahe merah tidak usah khawatir karena media polybag pun bisa digunakan sebagai solusi permasalahan lahan. Jika anda mempunyai cukup lahan kosong maka bibit jahe merah bisa ditanam pada kondisi tanah yang subur , gembur dan banyak mengandung bahan organik seperti tanah latosol berwarna merah kecoklatan atau andosol. Sementara itu tekstur tanah yang baik bagi pertumbuhan jahe merah adalah tanah-tanah bertekstur lempung, lempung liat berpasir, lempung berdebu serta lempung berliat. Derajat keasaman tanah yang dibutuhkan minimal 4,5 sedangkan untuk idealnya dibutuhkan PH 6,8-7,4 yang juga perlu diperhatikan adalah kmiringan tanah usahakan jahe merah ditanam pada lahan dengan kemiringan kurang dari 3%.
Sedangkan bagi anda yang tidak memiliki lahan atau hanya memiliki lahan sempit, tidak usah risau karena jahe merah juga dapat di tanam melalui media polybag yang tidak memerlukan banyak tempat tentunya. Sebelum memulai bertanam jahe merah siapkan polybag sesuai kebutuhan setara dengan jumlah rimpang yang dimiliki.
Budidaya Jahe Merah dalam Polybag
Tanaman jahe merah yang ditanam dalam polybag memerlukan perawatan rutin yaitu harus di sirami terus menerus setiap hari pada pagi dan sore hal ini untuk menyiasati agar tanaman jahe merah tidak kekurangan air apabila ditanam sebelum musim penghujan dan juga agar tanah didalam polybag tetap gembur tidak kering sehingga tanaman jahe merah didalam polybag tidak mati. Seain disirami tanaman juga harus diberi pupuk, paling baik pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang seperti kotoran sapi atau kambing atau juga bisa menggunakan pupuk jadi yang terbuat dari bahan organik seperti pupuk Super Nasa. Terimakasih atas kunjungannya, semoga anda sukses dalam budidaya jahe merah.

Minggu, 01 Juni 2014

Sembilan Alasan Mengapa Perlu Mencicipi Manisnya Budidaya Jahe Merah

Sembilan Alasan Mengapa Perlu Mencicipi Manisnya Budidaya Jahe Merah

Budidaya jahe merah dari hari ke hari semakin populer dan digandrungi di hampir khalayak masyarakat. Daerah budidaya jahe merah seperti Madiun, Bogor, Jogja, Sleman, Kebumen, Pati, Karanganyar dan sekitarnya adalah diantara daerah yang kini sedang ramai untuk membudidayakan jahe merah. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Setidaknya, ada sembilan alasan mengapa anda perlu mencoba budidaya jahe merah.

Budidaya Jahe Merah Prospek

Pertama, bernilai ekonomis yang tinggi. Kebutuhan akan jahi merah masih terus meningkat dan dibutuhkan baik dari pasar dalam negerimaupun mancanegara. Jahe merah selain digunakan untuk produk  utama sekaligus pendukung di industri obat-obatan, makanan dan obat-obatan, juga menjadi salah satu menu hangat dan segar di beberapa warung dan pasar lokal.

Kedua, bisa ditanam dalam lahan manapun. Budidaya jahe merah bisa ditanam di teras rumah, pekarangan rumah, ladang dan sawah. Kuncinya adalah adanya sinar matahari yang cukup di lokasi tersebut. Semakin banyak memperoleh sinar matahari tentu akan semakin baik. Namun demikian, tentu didukung dengan cara perawatan dan pemiliharaan yang benar meliputi pemilihan bibit jahe merah dalam polybag, penggunaan pupuk yang tepat dan pengairan yang tepat.
Ketiga, bisa menggunakan modal seadanya. Untuk terjun dalambudidaya jahe merah, anda tidak harus mengeluarkan modal yang besar. Modal kecilpun bisa anda lakukan semisal ratusan ribu. Namun, semakin banyak modal yang dikeluarkan, tentu semakin banyak peluang yang dihasilkan.
Keempat, ramah lingkungan dan membuat lingkungan hijau, sejuk dan segar. Budidaya jahe merah turut membantu penyelamatan lingkungan dari bahaya pemanasan global. Di samping itu, lingkungan lebih indah dan sedap dipandang. Hal ini bisa anda buktikan sendiri ketika anda memanfaatkan teras dan pekarangan rumah anda yang kosong.

Cara Budidaya Jahe Merah mudah

Kelima,  cukup mudah untuk dibudidayakan. Budidaya jahe merahtinggal siapkan lahan, bibit jahe merah dan pupuk serta penyiangan secara berkala. Namun betapapun mudahnya, anda juga tidak melakukanya dengan asal-asalan. Untuk anda yang ingin belajar budidaya jahe merah bisa bertanya ke ahlinya atau bisa belajar ke tempat kami di Rajek Lor RT 2 RW 24 Tirtoadi Mlati Sleman.
Keenam, belum banyak pesaing. Saat ini, budidaya jahe merahtergolong masih sedikit yang membudidayakannya. Tampaknya, masih sedikit masyarakat yang tahu dan sadar akan nilai ekonomisnya. Padahal potensi pasar amat menggiurkan. Ini merupakan peluang usaha bagi anda yang jeli dan ingin mencicipi manisnya budidaya jahe merah.

Peluang Usaha budidaya Jahe Merah

Ketujuh, bisa dijadikan pekerjaan pokok dan sampingan. Untuk anda yang belum memiliki pekerjaan mapan, tidak ada salahnya mencoba budidaya jahe merah sebagai peluang usaha sampingan. Anda bisa fokus dan serius menerjuni bisnis ini. Namun, bagi anda yang sibuk, anda pun bisa melakukan budidaya jahe merah 
Kedelapan, budidaya jahe merah tergolong tahan penyakit. Selama cara perawatannya benar, budidaya jahe merah bebas dari penyakit alias hama tanaman. Biasanya hama budidaya jahe merah adalah ulat, kumbang dn kutu. Hama tersebut bisa anda antisipasi dengan menyemprotkan insektisida sesuai kadar takarannya.
Kesembilan, bisa dilakukan dalam berbagai musim. Budidaya jahe merah bisa dilakukan dalam berbagai musim. Musim panas dan musim hujan pun anda bisa membudidayakan jahe merah. Hanya saja, menurut para ahli, musim awal hujan merupakan masa yang paling cocok untuk budidaya jahe merah. Tetapi, musim lainnya juga tidak kalah bagus, selama pemeliharaanya dilakukan dengan cara benar.
Demikian sedikit info tentang sembilan alasan mengapa perlu mencoba budidaya jahe merah. Selamat mencoba.